4. Klub-Klub Legendaris Indonesia yang kini Telah Punah

4. ARSETO SOLO

ArsetoSolo Musim 1997/98 (Foto: Republika)

Ini salah satu klub legendaris favorit penulis. Nama Arseto begitu terngiang dalam ingatan para pecinta sepakbola Indonesia tahun 1990-an. Arseto merupakan klub yang didirikan oleh putra mantan Presiden Soeharto, yakni Ari Sigit Haryodanto. Menariknya, nama Arseto diduga berasal dari nama Aryo Seto (toko pewayangan) dan Ari Sigit Soeharto.

Awalnya Arseto bermarkas di Jakarta. Tapi pada 1983, Arseto pindah ke Stadion Sriwedari, Solo. Di Solo, Arseto berhasil memikat hati penikmat sepak bola Solo. Pasalnya, Persis Solo sudah lama tenggelam setelah melewati masa kejayaan mereka di era 1930-1940-an.

Arseto alias Si Biru Langit pernah mencapai kejayaannya pada musim 1991/92. Mereka juara di tahun tersebut. Mereka juga selalu aktif di kompetisi sepak bola Indonesia dan turut mengikuti Liga Indonesia hingga 1998.

Jika pembaca mengenal nama Miro Baldo Bento, Eduard Tjong, Tonggo Tambunan, Nasrul Kotto, hingga Agung Setyabudi, maka pembaca merupakan penikmat lawas sepak bola Indonesia. Mereka adalah penggawa andalan Arseto yang juga merupakan nama beken di sepak bola Tanah Air.

Arseto bubar pada tahun 1998, setelah liga terhenti karena kerusuhan. Penulis pun terakhir kali melihat Arseto saat berhadapan dengan Pelita Jaya tahun 1997. Saat itu pertandingan memang panas dan kapten Agung Setyabudi sempat bersitengang dengan wasit. The Cannon pun harus kalah dari The Commandos dengan skor 1-0. Gol Dejan Gluscevic cukup membuat Arseto pulang ke Solo dengan kepala tertunduk.

Sumber : fourfourtwo.com

BACA JUGA
Para Pemain Muda yang Bisa Dinaturalisasi Indonesia,,,,Siap Sajakah Mereka,,,,,!!!!
 







Related Posts

4. Klub-Klub Legendaris Indonesia yang kini Telah Punah
4/ 5
Oleh