D. Film-Film Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa . . . . .Buat Kalian Penggemar Sepakbola Wajib Tonton!!!

The Damned United

image : https://www.amazon.co.uk
Ego Brian Clough lebih besar dari layar bioskop di manapun di dunia ini, namun kariernya selama 44 hari di Leeds adalah ‘tragedi’ sepakbola yang tidak bisa ditolak siapapun. Menghidupkan kembali pria yang menjadi mitos dan legenda ini di layar bioskop pun menjadi sebuah pekerjaan untuk sang ahlinya: Michael Sheen (yang sebelumnya pernah berperan sebagai Tony Blair, Kenneth Williams, dan David Frost – tentu saja tidak secara bersamaan.)

Lebih manis dan lebih didukung oleh keluarga Clough ketimbang novel keras David Pearce yang dijadikan dasar untuk film ini, cerita yang ditampilkan tampak sangat sesuai dengan alur kisah sinematik yang menarik tanpa harus kehilangan karakter yang penuh warna dan layak mendapat perhatian.

Clough yang penuh ego ditampilkan sebagai sebuah teka-teki dan sosok yang menyenangkan, dan walaupun cukup disederhanakan, film ini mampu menampilkannya dengan baik, menjadikannya wajib ditonton oleh semua fans sepakbola yang tertarik dengan ‘the special one’ yang original ini. Akurat? Mungkin tidak. Tapi jelas sangat menarik untuk disaksikan.

Mike Bassett: England manager

image : http://www.filmnav.co.uk
Film berat ini akan terasa sangat mengejutkan untuk para perawan sepakbola. Namun untuk yang merasa sepakbola lebih penting dari pernikahan mereka, sepertinya tidak akan bisa menahan diri untuk mencintai film ini dan semua lelucon kecil di dalamnya, dari surat di bawah karpet Mick Channon hingga tim Republik Irlandia yang entah kenapa terasa begitu Inggris.

Anda akan melihat karikatur pemain yang begitu jelas (kiper dengan rambut ekor kuda, seorang Geordie pemabuk, pemain belakang psikopat, pemain tengah yang playboy), terkekeh pada lagu Piala Dunia skuat ini, menatap tidak senang dengan pers yang kejam, memberikan simpati penuh pada mantan manajer Norwich yang tidak beruntung ini, dan – yang paling penting – bersorak saat Inggris menciptakan gol.

Setelah lolos dengan susah payah ke putaran final Piala Dunia karena Luxembourg secara mengejutkan berhasil mengalahkan Turki, tampaknya tidak ada harapan tersisa untuk Mike Bassett. Namun dengan determinasi luar biasa untuk memainkan “four-four-f**king-two” dan dengan Rudyard Kipling sebagai inspirasinya, ia berhasil membawa kelompok penyakitan miliknya ini menjadi juara.




Related Posts

D. Film-Film Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa . . . . .Buat Kalian Penggemar Sepakbola Wajib Tonton!!!
4/ 5
Oleh