![]() |
| image : https://www.fourfourtwo.com |
Performa buruk Persib di Liga 1 sebenarnya tidak hanya bisa dilihat dari posisi mereka di klasemen sementara ini. Ada banyak kesalahan yang bisa membuat mereka seperti itu. Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib, menang bukanlah juru taktik biasa saja. Gelar juara Indonesia Super League tahun 2014 adalah bukti kehebatannya. Tetapi, karena timnya tak kunjung meraih prestasi maksimal, ia kemudian merasa gagal, dan hampir saja mengibarkan bendera putih beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak merasa gagal apabila sebuah tim dengan banyak pemain bintang di hampir setiap lininya hanya mampu mencetak 9 gol dan kemasukkan 8 gol, surplus satu gol, dalam 11 kali pertandingan?
Selain Djanur, para pemain Persib pun tak lepas dari kritikan. Mereka dinilai tak mampu menampilkan performa yang sesuai dengan harga yang dibayarkan Persib untuk menggunakan jasa mereka. Bobotoh, para penggemar Persib, marah. Mereka kemudian melancarkan protes.
Ini Alasannya . . . Mengapa Michael Essien Tidak Bisa Disebut Gagal di Persib Sejauh Ini
4/
5
Oleh
eka maulana
