Ini Alasannya . . . Mengapa Michael Essien Tidak Bisa Disebut Gagal di Persib Sejauh Ini

image : https://www.fourfourtwo.com
Sebelum Liga 1 dimulai beberapa waktu lalu, Persib Bandung adalah salah satu tim favorit untuk meraih gelar. Namun setelah 11 pekan liga berjalan, Maung Bandung, julukan Persib Bandung, justru seperti sebuah tim pesakitan. Saat ini mereka berada di peringkat ke-12. Persib hanya mampu menang empat kali, bermain imbang empat kali, dan kalah tiga kali. Lalu, apa yang salah dengan tim ini?

Performa buruk Persib di Liga 1 sebenarnya tidak hanya bisa dilihat dari posisi mereka di klasemen sementara ini. Ada banyak kesalahan yang bisa membuat mereka seperti itu. Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib, menang bukanlah juru taktik biasa saja. Gelar juara Indonesia Super League tahun 2014 adalah bukti kehebatannya. Tetapi, karena timnya tak kunjung meraih prestasi maksimal, ia kemudian merasa gagal, dan hampir saja mengibarkan bendera putih beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak merasa gagal apabila sebuah tim dengan banyak pemain bintang di hampir setiap lininya hanya mampu mencetak 9 gol dan kemasukkan 8 gol, surplus satu gol, dalam 11 kali pertandingan?

Selain Djanur, para pemain Persib pun tak lepas dari kritikan. Mereka dinilai tak mampu menampilkan performa yang sesuai dengan harga yang dibayarkan Persib untuk menggunakan jasa mereka. Bobotoh, para penggemar Persib, marah. Mereka kemudian melancarkan protes.




Related Posts

Ini Alasannya . . . Mengapa Michael Essien Tidak Bisa Disebut Gagal di Persib Sejauh Ini
4/ 5
Oleh