Kemampuan seorang gelandang untuk mengatur tempo permainan adalah kemampuan yang sangat penting dalam era sepak bola modern. Hal ini menyebabkan gelandang-gelandang yang berkualitas selalu mendapatkan pujian tersendiri dari berbagai pihak.
Berikut adalah enam playmaker terbaik di era sepak bola modern.
6. Juan Roman Riquelme
Negara-negara yang berada di benua Amerika, terutama di daerah Amerika Selatan, dikenla dengan kemampuan untuk menghasilkan gelandang dengan kualitas tinggi, tak terkecuali Juan Roman Riquelme.
Pemain yang berasal dari Argentina ini dianggap sebagai pemain terakhir yang dapat dianggap memiliki peran sebagai nomor 10 (gelandang serang) murni di lapangan.
5. Andrea Pirlo
3. Xabi Alonso
Sepak bola akan kembali kehilangan salah satu sosok gelandang terbaik ketika Xabi Alonso mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola profesional bersama Bayern Munchen pada akhir musim 2016/17.
Karier sukses yang dijalani Alonso dapat terjadi berkat kecerdasannya di lapangan, yang ditunjukkan saat ia menganggap bahwa tackle adalah sesuatu yang tidak dapat dianggap sebagai pengukur kualitas seorang pemain bertahan dalam sepak bola.
2. Paul Scholes
Premier League sempat diwarnai dengan performa apik dari tiga gelandang emas Inggris, Paul Scholes di Manchester United, Frank Lampard di Chelsea, dan Steven Gerrard di Liverpool.
Namun, dari tiga nama yang ada, Scholes lebih unggul dibandingkan dengan Lampard dan Gerrard, selain dari keunggulan jumlah gelar, gaya permainan Scholes juga jauh lebih baik.
1. Xavi Hernandez
Tim Nasional Spanyol merasakan kesuksesan dalam kancah Eropa dan dunia pada 2008 hingga 2012 dengan memanfaatkan performa gemilang dari berbagai gelandang berbakat mereka.
Dari sekian nama yang ada dalam skuat La Furia Roja, legenda Barcelona, Xavi Hernandez, dapat dianggap sebagai yang terbaik dibandingkan dengan rekan-rekannya.
By Dananjaya WP
Sumber http://www.ftb90.com
Berikut adalah enam playmaker terbaik di era sepak bola modern.
6. Juan Roman Riquelme
Negara-negara yang berada di benua Amerika, terutama di daerah Amerika Selatan, dikenla dengan kemampuan untuk menghasilkan gelandang dengan kualitas tinggi, tak terkecuali Juan Roman Riquelme.
Pemain yang berasal dari Argentina ini dianggap sebagai pemain terakhir yang dapat dianggap memiliki peran sebagai nomor 10 (gelandang serang) murni di lapangan.
5. Andrea Pirlo
Andrea Pirlo membela berbagai klub besar di Italia sepanjang kariernya sebagai pemain sepak bola profesional. Kesukseannya di AC Milan dan Juventus membuatnya dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik hingga saat ini.
Pirlo juga menjadi pemain yang menyebabkan istilah deep-lying playmaker ramai digunakan dalam sepak bola saat ini.
Pirlo juga menjadi pemain yang menyebabkan istilah deep-lying playmaker ramai digunakan dalam sepak bola saat ini.
4. Toni Kroos
Keputusan Bayern Munchen untuk melepas Toni Kroos ke Real Madrid pada musim 2014/15 dapat dianggap sebagai salah satu keputusan terburuk bagi klub Jerman tersebut. Bersama Los Blancos, Kroos berhasil berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa saat ini.
Performa konsisten Kroos juga membuatnya menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan dalam skuat Real Madrid.
Keputusan Bayern Munchen untuk melepas Toni Kroos ke Real Madrid pada musim 2014/15 dapat dianggap sebagai salah satu keputusan terburuk bagi klub Jerman tersebut. Bersama Los Blancos, Kroos berhasil berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa saat ini.
Performa konsisten Kroos juga membuatnya menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan dalam skuat Real Madrid.
3. Xabi Alonso
Sepak bola akan kembali kehilangan salah satu sosok gelandang terbaik ketika Xabi Alonso mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola profesional bersama Bayern Munchen pada akhir musim 2016/17.
Karier sukses yang dijalani Alonso dapat terjadi berkat kecerdasannya di lapangan, yang ditunjukkan saat ia menganggap bahwa tackle adalah sesuatu yang tidak dapat dianggap sebagai pengukur kualitas seorang pemain bertahan dalam sepak bola.
2. Paul Scholes
Premier League sempat diwarnai dengan performa apik dari tiga gelandang emas Inggris, Paul Scholes di Manchester United, Frank Lampard di Chelsea, dan Steven Gerrard di Liverpool.
Namun, dari tiga nama yang ada, Scholes lebih unggul dibandingkan dengan Lampard dan Gerrard, selain dari keunggulan jumlah gelar, gaya permainan Scholes juga jauh lebih baik.
1. Xavi Hernandez
Tim Nasional Spanyol merasakan kesuksesan dalam kancah Eropa dan dunia pada 2008 hingga 2012 dengan memanfaatkan performa gemilang dari berbagai gelandang berbakat mereka.
Dari sekian nama yang ada dalam skuat La Furia Roja, legenda Barcelona, Xavi Hernandez, dapat dianggap sebagai yang terbaik dibandingkan dengan rekan-rekannya.
By Dananjaya WP
Sumber http://www.ftb90.com
Inilah,,,6 Playmaker Terbaik di Era Sepakbola Modern,,,No.2 Bikin gan nyangka
4/
5
Oleh
eka maulana






